Sterilisasi sampai Isolasi, Cara Pesantren Al Islam Antisipasi Covid-19

Sterilisasi sampai Isolasi, Cara Pesantren Al Islam Antisipasi Covid-19

18/03/2020 12:52 0 By Maman

Para santri pria di Ponpes Al Islam, terlihat antusias mengikuti sosialisasi, terkait pencegahan penyebaran virus corona, Rabu (18/3/2020). (f.ika)

Hulondalo.id – Mengantisipasi penyebaran virus corona, berbagai langkah antisipatif dilakukan masyarakat. Salah satunya yang dilakukan Pondok Pesantren Al Islam, Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Rabu (18/3/2020), beberapa anggota polisi nampak sibuk menyemprotkan cairan disinfektan di sejumlah ruangan yang ada di pesantren.

Setelahnya, terlihat petugas kesehatan dari puskesmas terdekat memberikan sosialisasi seputar virus covid-19 alias virus corona, serta cara cara pencegahannya.

Menurut Ketua Yayasan Al-Islam, Ramli Anwar, hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penularan virus Covid-19 atau lebih dikenal Virus Corona. “kita lakukan ini supaya anak-anak di Pondok Pesantren tahu, bahwa virus ini bisa dicegah dengan melakukan hal-hal seperti yang dikatakan dalam sosialisasi.” Ujar Ramli Anwar.

Selain itu kata Ramli, dalam 14 Hari kedepan akan di berlakukan Isolasi Mandiri. “Jadi tidak ada anak-anak dari pondok pesantren yang boleh keluar, dan begitupun misalnya ada Orang Tua yang ingin mengantarkan keperluan hanya bisa sampai di Gerbang dan menitipkan kepada sekuriti.” Tambah dia.

Penyemprotan disinfektan, langkah sterilisasi di Ponpes Al Islam.

Ditemui secara terpisah, Kepala Puskesmas Telaga Biru Sunarti Ismail mengapresiasi Upaya Pencegahan yang dilakukan oleh pihak Ponpes Al-Islam.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pihak Pondok Pesantren karena memang, sudah 2 hari juga kami melakukan sosialisasi kepada Pasien Rawat Jalan.” Tutur Sunarti.

Selain Memeragakan cara mencuci tangan dengan baik dan benar, Pihak Puskesmas Telaga biru juga membagikan puluhan Botol cairan pencuci tangan (hand sanitizer) kepada Siswa/Siswi Ponpes Al-Islam.

“Jika mengalami gejala seperti yang telah disebutkan tadi agar segera menghubungi fasilitas pelayanan Kesehatan terdekat.” tutup Sunarti Ismail. (ika)