Subsidi 27.687 Pelanggan Listrik 900 VA di Gorontalo Dicabut

21/11/2019 18:52 0 By Alex

PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo.(F. Ilustrasi)

Hulondalo.id – Pemerintah akan mencabut subsidi listrik bagi pelanggan 900 Volt Ampere (VA), terhitung mulai Januari 2020 mendatang.

Pencabutan subsidi listrik itu berlaku untuk seluruh pelanggan 900 VA. Hingga kini tercatat, ada 24 Juta pelanggan listrik 900 VA di seluruh Indonesia yang terbagi dalam 900 VA subsidi atau golongan tidak mampu dan 900 VA non subsidi untuk golongan mampu.

Untuk 900 VA subsidi atau golongan rumah tangga yang tidak mampu, tercatat mencapai 6,9 Juta pelanggan di seluruh Indonesia.

“Jadi sudah semua 900 VA subsidinya dicabut, baik yang golongan mampu maupun tidak mampu. Kalau dia pelanggan 900 VA, sudah pasti mampu,” kata Direktur Pengadaan Strategis II PT PLN (Persero) Djoko Raharjo Abumanan, dikutip dari liputan6.com.

Sementara di Gorontalo, pelanggan listrik 900 VA juga saat ini dibagi 2 golongan, yakni pelanggan rumah tangga 900 VA non subsidi (R1M) dan pelanggan rumah tangga 900 VA subsidi (R1).

Data pelanggan yang diperoleh Hulondalo.id dari PLN melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo sampai Oktober 2019 tercatat, rumah tangga 900 VA non subsidi (R1M) sebanyak 67.003 pelanggan. Sedangkan rumah tangga 900 VA subsidi (R1) sebanyak 27.687 pelanggan.

Sebelumnya, pelanggan 900 VA dikenakan tarif sebesar Rp 1.352 per Kilo Watt Hour (kWh). Dengan dicabutnya subsidi, maka pelanggan 900 VA tadi akan dikenakan tarif sama dengan pelanggan 1.300 VA sebesar Rp 1.467,28 per kWh.

Sebagai informasi, pelanggan 900 VA non subsidi ini artinya, meski mereka hanya menggunakan daya 900 VA, namun tarif yang mereka bayarkan setara tarif pelanggan 1.300 VA. Alangkah baiknya mereka menaikkan daya menjadi 1.300 VA.(Alex)