Susun Laporan Keuangan, Marten: Hindari Kesalahan Prosedur, Apalagi Kerugian Daerah

Susun Laporan Keuangan, Marten: Hindari Kesalahan Prosedur, Apalagi Kerugian Daerah

04/03/2021 14:58 0 By Maman

Penyusunan Laporan Keuangan Pemkot Gorontalo

Walikota Gorontalo, Marten Taha saat memberikan sambutan dalam Konsinyering Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Dan SKPD secara virtual. (foto:hms)

Hulondalo.id – Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah diminta Walikota Gorontalo, Marten Taha, agar menghindari senantiasa mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku. Hindari kesalahan prosedur, apalagi kerugian daerah.

Marten mengatakan, penyusunan laporan ini, agar selalu menyesuaikan dan menerapkan dengan ketentuan yang baru. Penting untuk dipahami dan dikuasai pengelola keuangan daerah kata Walikota, agar terhindar dari kesalahan prosedur bahkan kerugian daerah.

“Setiap pejabat yang terlibat dalam pengelola keuangan masing-masing SKPD, diharapkan dapat menciptakan pengendalian manajemen yang semakin efektif dan efisien,” kata Walikota saat membuka Konsinyering Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dan SKPD, Kamis (4/03/2021).

Sebab kata Walikota, terjadi perubahan paradigmatik dibidang pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Negara/Daerah. Antara lain, penatausahaan keuangan yang harus dilaksanakan secara relevan, handal dan akuntabel.

“Agar keuangan daerah yang dibebankan berdasarkan APBD, menjadi salah satu unsur penting dalam pelayanan masyarakat yang harus dikelola dengan baik dan benar,” ungkapnya.

2 tahun terakhir kata Walikota, LKPD Pemkot Gorontalo telah diaudit oleh Kantor Akuntansi Publik (KAP). Namun tahun 2020, kembali diaudit oleh BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo.

Karenanya, Walikota berharap, penyusun laporan keuangan dan catatan atas laporan keuangan (CALK), agar lebih meningkatkan nilai audit hasil pemeriksaan kearah yang lebih baik dan berkualitas, untuk mempertahankan dan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Dan dapat mewujudkan pemerintah yang bersih dan tata kelola yang baik, atau Clean Government And Good Governance, karena pemerintahan yang bersih dan tata kelola yang baik, merupakan kunci kepercayaan masyarakat,” tuturnya. (MG04/Adv)