Tak Hanya Bahan, MUI juga Pastikan Wadah yang Digunakan Produksi Vaksin Covid-19

Tak Hanya Bahan, MUI juga Pastikan Wadah yang Digunakan Produksi Vaksin Covid-19

10/01/2021 15:56 0 By Maman

Hulondalo.id – Tak hanya memastikan bahan apa saja yang dipakai untuk memproduksi setiap vaksin Covid-19, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga memastikan wadah yang digunakan pada proses produksi aman.

Komisi Fatwa MUI Provinsi Gorontalo, Rully Podungge mengatakan, perlu disadari bahwa, MUI tidak memiliki kapasitas untuk menentukan harus atau tidak pada penggunaan vaksin Covid-19 ini. MUI kata dia, masuk pada ranah meneliti dan menentukan apa saja zat yang terkandung dalam vaksin, kemudian proses produksi hingga menjadi vaksin.

“Apakah benar-benar tidak mengandung zat-zat yang diharamkan, dan tidak terkontaminasi prosesnya dengan zat-zat haram secara hukum Islam,” ungkap Ustad Rully Podungge saat di wawancarai oleh Hulondalo.id, Sabtu (9/1/2021).

“Alkohol, hewan-hewan nazis, itu yang menjadi konsen MUI Provinsi Gorontalo, MUI konsen pada proses pembuatannya, dan zat yang digunakan hingga jadi vaksin, kami tidak sembarang mengeluarkan izin halal,” jelas Ustad Rully.

MUI kata Rully lagi, punya lembaga namanya LPOM MUI. Lembaga ini yang mengecek bersama Komisi Fatwa untuk mengaudit langsung ke tempat produksi. MUI Pusat juga kata dia, ke China meneliti Vaksin Sinovac ini untuk diuji kehalalannya.

“Kami langsung melihat bagaimana prosesnya, hingga wadah yang dipakai, dan proses pengembangan virus tersebut apakah berubah atau tidak sampai,” jelas Ustad Rully.

Bahkan setelah menjadi sebuah vaksin, diteliti lagi oleh LPOM MUI, disidangkan dan disampaikan ke Komisi Fatwa bagaimana proses pembuatan vaksin,” ungkapnya.

MUI Provinsi Gorontalo kata dia, berharap vaksinasi bagi masyarakat Gorontalo tidak jadi persoalan. MUI pusat juga kata dia, telah mengeluarkan fatwa terkait vaksin ini. Lembaga terkait lainnya BPOM kata dia, belum mengeluarkan rekomendasi.

“Ketua MUI Provinsi Gorontalo, Ustad Abdurahman Bachmid, Lc, sudah mendaftarkan diri siap untuk pertama di vaksinasi, dan sudah menyerahkan NIK ke Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo untuk di vaksinasi”, tutupnya. (MG01)