Tak Sia-sia, KASAD Setuju Bangun Secaba TNI AD di Pohuwato

Tak Sia-sia, KASAD Setuju Bangun Secaba TNI AD di Pohuwato

28/03/2019 21:39 0 By Alex

KASAD TNI

Gubernur Rusli Habibie usai bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa (kedua dari kiri) di Mabes TNI, Jakarta.

Hulondalo.id – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyambut baik usulan Gubernur Rusli Habibie untuk membangun Sekolah Calon Bintara (Secaba) TNI Angkatan Darat (AD) di Gorontalo. Bahkan, KASAD berencana datang ke Gorontalo untuk meninjau berbagai persiapannya.

“Alhamdulillah, beliau (KASAD) sangat antusias, sangat setuju,” ungkap Gubernur Rusli Habibie usai menemui KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa di Mabes TNI, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Pada pertemuan itu pula, Gubernur Rusli Habibie juga telah menyampaikan bahwa pihaknya telah menyediakan lahan seluas 25 Hektar di Kabupaten Pohuwato jika TNI benar-benar membangun pendidikan kedinasan tersebut di Provinsi Gorontalo.

“Beliau bahkan berencana akan datang ke Gorontalo untuk meninjau langsung persiapan-persiapan itu,” sambung Gubernur Rusli Habibie.

Selain memperjuangkan pembangunan Secaba TNI AD di Gorontalo, Gubernur Rusli Habibie juga memperjuangkan kuota Gorontalo pada seleksi penerimaan calon Tamtama yang kini telah dibuka oleh Kodam XIII/Merdeka.

Sebelumnya, Kodam XIII/Merdeka akan menerima 300 calon Tamtama. Gubernur Rusli Habibie meminta kepada KASAD TNI agar putra daerah diberikan jatah sepertiga dari kuota tersebut.

“Saya bermohon diberikan jatah 100 orang dari Gorontalo,” sebut Gubernur Rusli Habibie.

Alasannya, penerapan passing grade untuk seleksi calon prajurit TNI itu cukup memberatkan. Dikatakan mantan Bupati Gorontalo Utara itu, bahwa kualitas lulusan SMA yang ada di wilayah Jakarta dan pulau Jawa pada umumnya tidak sama dengan lulusan di kawasan timur.

Terakhir, Gubernur Rusli Habibie juga meminta perhatian lebih dari KASAD TNI terkait penyelamatan danau Limboto. Kerjasama yang sudah berlangsung selama 2 Tahun ini, lanjut Rusli, bisa lebih intens lagi dilaksanakan melalui reboisasi lahan di kawasan hulu sungai.

“Saya sudah bermohon agar KASAD bisa berjuang juga anggarannya di pusat,” ketusnya.(usman)