Tanpa Permisi Baju Adat Gorontalo Dimodifikasi

24/08/2019 11:51 0 By admin

Modifikasi baju adat Gorontalo dalam event PPKI, dan menuai protes.

Hulondalo.id – Munculnya foto seorang model yang berbalut baju adat Gorontalo (Biliu) yang sudah dimodifikasi lebih terbuka, memicu polemik. Parahnya lagi, model di foto itu disebut sebut perwakilan Gorontalo di even pemilihan putri Kebudayaan Indonesia (PPKI)

Setelah ditelusuri, ternyata hal tersebut tanpa sepengetahuan pemerintah Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo. “Kami tak pernah diberitahu apalagi diundang resmi oleh penyelenggara,” kata Rifli Katili Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo, Sabtu (24/8/2019).

Dan kata Rifli, setelah ditelusuri ternyata kejadian seperti ini bukan hanya satu kali. Hal serupa juga terjadi dalam acara PPKI, dan karena Gorontalo tak hadir, maka digantikan oleh agency model. Ironisnya baik penyelenggara maupun agency tidak ada yang memberi tahu meski sekedar permisi ke daerah utusan.

Biliu baju adat untuk wanita Gorontalo.

Nah, terkait modifikasi pakaian adat tersebut, maka Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo pun menyurat secara resmi baik ke penyelenggara, maupun agency tempat model itu bernaung, sebagai bentuk protes keras.

Rifli mengaku, jika saja mereka memberitahukan maka akan ada pendampingan untuk penggunaan pakem pakem baju adat. Sehingga jika ada modifikasi, sebisa mungkin tetap masih dalam batas kewajaran.

Dirinya mencontohkan, pernah ada ajang pemilihan putri indonesia dan Gorontalo diwakili oleh Jawa Timur. Orangnya mendapat rekomendasi, dengan syarat wakil tersebut harus banyak belajar tentang Gorontalo.

Terkait ini, selain melayangkan protes ke penyelenggara, Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo akan duduk bersama perwakilan tokoh adat dan MUI untuk membahas persoalan ini, mengingat sudah menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Sementara itu, terkait insiden ini model bernama Margaretha yang memakai Biliu modifikasi, telah meminta maaf lewat akun sosial medianya.(rinto/**)

loading...