Tata Ruang Kota Gorontalo 20 Tahun Kedepan Dirancang, Marten: Lebih Ramah Lingkungan

Tata Ruang Kota Gorontalo 20 Tahun Kedepan Dirancang, Marten: Lebih Ramah Lingkungan

04/11/2021 15:55 0 By Maman

Kick Off Pemkot Gorontalo dan Kementerian ATR

Walikota Gorontalo, Marten Taha saat menghadiri kick off Rapat Lintas Sektor bersama Kementerian ATR. (foto:hms)

Hulondalo.id – Pemkot Gorontalo tengah merancang Tata Ruang Kota Gorontalo untuk 20 tahun kedepan. Rancangan tersebut kata Walikota Gorontalo, Marten Taha, akan lebih ramah lingkungan. Usulan rancangan itu akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Walikota Gorontalo tentang Tata Ruang Kota Gorontalo 2021-2041.

“Ada dua isu yang mendasari usulan penataan tata ruang kedepan, pertama, menghindari daerah rawan bencana, kedua penetapan Lahan Pangan Pertanian berkelanjutan,” jelas Walikota pada kick off rapat lintas sektor bersama kementerian ATR, Kamis (4/11/2021).

Marten mengungkapkan, perencanaan penataan kota harus dipikirkan dari sekarang. Sebab, bertambahnya populasi penduduk, akan mempengaruhi wajah kota terjadinya perluasan pembangunan.

sehingga menurut Marten, pembangunan infrastruktur harus relevan dgn RDTR yang dibuat saat ini.

“Jika kita tidak lakukan antisipasi dari sekarang, dikhawatirkan akan seperti Palu, ketika likuifaksi banyak korban meninggal karena bermukim di kawasan rawan bencana,” ujar Marten.

Menurut Marten, bencana gempa bumi dengan resiko tinggi sangat berpotensi terjadi. Dengan melihat peta patahan gempa berada disisi Gorontalo.

Plt. Direktur Jendral Tata Ruang Kementerian ATR, Abdul Kamaruzuki prinsipnya mendukung usulan Pemkot Gorontalo.

“Saya rasa dari segi perbatasan wilayah, dan garis pantai tidak masalah. Demikian juga dengan Ruang Terbuka Hijau yang sudah 36 persen terbangun” katanya.

Direncanakan rapat lintas sektor akan berlangsung sampai tanggal 6 November 2021. Selanjutnya akan menghimpun masukan-masukan dari berbagai lembaga dan kementerian.

Turut hadir dalam agenda itu, Ketua DPRD Kota Gorontalo, Kepala Bapppeda, Kadis PUPR, kepala BLH serta Kabag Hukum Kota Gorontalo. (Inkri)