Tekan Sampah Plastik, DLHK Gorontalo Minta ASN Lakukan Ini

Tekan Sampah Plastik, DLHK Gorontalo Minta ASN Lakukan Ini

18/02/2020 17:27 0 By Alex

Kepala DLHK Provinsi Gorontalo Faizal Lamakaraka bersama peserta sosialisasi yang menggunakan botol air minum isi ulang, Selasa (18/2/2020).

Hulondalo.id – Menindaklanjuti surat edaran Gubernur Gorontalo tentang pengurangan dan penanganan sampah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo menggelar sosialisasi pengurangan sampah plastik di tingkat Aparatur Sipil Negara (ASN) provinsi, kabupaten/kota, Selasa (18/2/2020).

Pada Surat Edaran Gubernur Gorontalo No. 522/DLHK/121 tentang Pengurangan dan Penanganan Sampah, terdapat beberapa poin di antaranya, menyiapkan tong sampah terpilah, minimal tong sampah organik dan non organik. Menggunakan kertas bekas kosong untuk konsep dan mencetak draf serta mewajibkan penggunaan tumbler atau botol air minum isi ulang.

“Penggunaan tumbler sudah dilakukan oleh OPD. Di kantor gubernur tidak lagi ada air kemasan. Jadi peserta rapat atau sejenisnya wajib membawa tumbler atau menggunakan gelas yang sudah disediakan. Ini menjadi komitmen dari Bapak Gubernur Rusli Habibie,” ujar Kepala DLHK Provinsi Gorontalo Faizal Lamakaraka.

Penggunaan botol minum isi ulang wajib dilakukan masif di semua OPD. Begitu pula dengan pelayanan di kantor-kantor, tambah Faizal Lamakaraka, cukup menyediakan galon air isi ulang dan gelas yang bisa dicuci dan digunakan ulang.

“Pengurangan sampah plastik sudah harus dilakukan yang dimulai dari diri sendiri dan lingkungan birokrasi,” katanya.

Bicara soal sampah, produksi sampah Provinsi Gorontalo rata-rata 30.000 Ton per tahun. Tahun 2016 produksi sampah sebanyak 31.128 ton, kemudian 2017 sebanyak 29.749 Ton dan tahun 2018 sebanyak 33.910 Ton.

Angka itu hanya dihitung dari TPA Talumelito sebagai pembuangan akhir sampah di Kota Gorontalo, Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo.(adv/alex)