Terjebak Badai, 7 Nelayan Gorontalo Selamat Pasca Terombang-ambing di Laut Sulawesi

Terjebak Badai, 7 Nelayan Gorontalo Selamat Pasca Terombang-ambing di Laut Sulawesi

18/10/2020 21:00 0 By Alex

Basarnas Gorontalo

Bagan perahu yang sempat terombang ambing di laut lepas Sulawesi Utara akibat cuaca buruk. (F. istimewa)

Hulondalo.id – Angin kencang yang melanda wilayah Gorontalo dan sekitarnya tak hanya membuat sejumlah pohon tumbang. Sebuah bagan perahu nyaris tenggelam setelah terombang-ambing di laut lepas Sulawesi Utara, Ahad (18/10/2020).

Beruntung 7 nelayan asal Gorontalo di bagan perahu itu pun berhasil diselamatkan tim Basarnas setelah mereka terjebak badai di tengah laut lebih dari 1 jam lamanya.

“Benar peristiwa itu. Mereka terjebak di laut Sulawesi Utara,” ujar Kakan Basarnas Gorontalo I Made Junetra ketika dikonfirmasi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu, terjadi angin kencang di laut lepas bagian Sulawesi yang mengakibatkan sejumlah kapal nelayan berlindung di pulau-pulau terdekat.

Namun sebuah bagan perahu milik Rano seorang nelayan Gorontalo tidak sempat berlindung sehingga membuat mereka terjebak badai, bahkan bagan tersebut mulai tenggelam.

Untungnya, Rano yang merupakan pemilik perahu bagan itu berhasil menghubungi Tim SAR melaporkan kejadian tersebut kepada Kapten KN SAR Samba sekitar pukul 14.10 Wita. Tak lama kemudian, Tim Basarnas Gorontalo yang berjumlah 8 personel langsung menuju ke lokasi kejadian.

Basarnas Gorontalo

Tim Basarnas Gorontalo saat tiba di lokasi laut lepas Sulawesi Utara untuk menyelamatkan 7 nelayan yang terjebak badai. (F. Istimewa)

Untuk menuju lokasi tersebut, Tim Basarnas pun sempat kesulitan karena cuaca buruk dengan ketinggian ombak 1-2 Meter. Sekitar 90 menit kemudian, bagan perahu milik Rano tersebut berhasil ditemukan.

Namun proses evakuasi sempat terhambat karena awak kapal menolak untuk dievakuasi ke Rigid Inflatable Boat (RIB). Setelah 30 menit proses negosiasi, Tim Basarnas pun menuruti keinginan para nelayan untuk memantau pergerakan bagan perahu untuk bisa sampai ke pelabuhan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

“Setelah negosiasi, membutuhkan waktu 3-4 jam untuk sampai ke dermaga Kwandang karena tim kita tidak bisa memacu kecepatan akibat cuaca kurang bersahabat. Mereka sudah berhasil diselamatkan,” tandas Junetra.(Alex)