Ternyata Warga Gorontalo Jor-joran Belanja Selama Triwulan II 2019

Ternyata Warga Gorontalo Jor-joran Belanja Selama Triwulan II 2019

06/08/2019 14:00 0 By Alex

Selama triwulan II 2019, kondisi ekonomi konsumen Gorontalo meningkat sehingga mendorong untuk berbelanja barang. Fenomena ini salah satunya disebabkan adanya THR hingga gaji 13 dan 14 bagi ASN Gorontalo.(f.dok Alex)

Hulondalo.id – Adanya tambahan pendapatan warga Gorontalo, sebut saja mulai dari Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji 13 dan 14 bagi PNS, mendorong kondisi ekonomi konsumen meningkat selama Triwulan II 2019.

Dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) saja, Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Gorontalo pada Triwulan II 2019 melejit menjadi 125,64, jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 105,63. Angka ini mengindikasikan bahwa belanja warga Gorontalo meningkat pada periode ini.

“Jadi, adanya peningkatan pendapatan karena adanya THR menjelang hari raya serta peningkatan omset pada usaha perdagangan dan industri pengolahan,” kata Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Herum Fajarwati di kantornya, Senin (5/8/2019).

Lebih spesifik, meningkatnya kondisi ekonomi konsumen Gorontalo para Triwulan II didorong oleh indeks pendapatan kini sebesar 128,61, indeks volume konsumsi rumah tangga sebesar 123,01 dan indeks pengaruh inflasi terhadap konsumsi 122,12.

Herum menjelaskan, indeks pendapatan kini yang meningkat dari triwulan sebelumnya sebesar 104,02 itu karena dipengaruhi oleh adanya THR menjelang hari raya hingga gaji 13 dan 14. Sedangkan indeks volume konsumsi rumah tangga menunjukkan besarnya belanja konsumen Gorontalo.

“Triwulan I 2019, indeks volume konsumi rumah tangga hanya sebesar 108,02. Ada peningkatan yang cukup besar selama Triwulan II 2019,” katanya.

Sementara untuk naiknya indeks pengaruh inflasi terhadap konsumsi menunjukkan bahwa dengan terkendalinya inflasi warga terdorong untuk membeli barang selama Triwulan II 2019 tersebut. Pada triwulan sebelumnya, indeks pengaruh inflasi terhadap konsumsi sebesar 106,75.

Bagaimana dengan prediksi triwulan III 2019? BPS menilai warga Gorontalo tidak se-optimis jika dibandingkan selama Triwulan II 2019. Hal itu didorong oleh komponen indeks pendapatan mendatang berada di bawah angka 100, atau hanya 98,65 dan indeks pembelian barang tahan lama yang hanya 93,43.

“Fenomena musiman setelah hari raya, pendapatan sebagian masyarakat kembali ke kondisi normal. Masyarakat menahan untuk membeli barang tahan lama karena pendapatannya turun,” tandas Herum.(alex)