Tiga Kabupaten di Provinsi Gorontalo Masuk Penilaian Kabupaten Kota Sehat

Tiga Kabupaten di Provinsi Gorontalo Masuk Penilaian Kabupaten Kota Sehat

19/09/2019 18:51 0 By Maman

Tim Penilai KKS dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan diterima Bupati Bone Bolango Hamim Pou. Di Boalemo, tim diterima Wabup Boalemo Anas Yusuf dan di Gorontalo Utara, diterima Bupati Indra Yasin.

Hulondalo.id- Tiga kabupaten di Provinsi Gorontalo masuk dalam penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS) tahun 2019. Penilaian dilakukan Tim Penilai dari Kementerian Dalam Negeri RI dan Kementerian Kesehatan RI. Ketiga Kabupaten tersebut, Gorontalo Utara, Bone Bolango dan Boalemo.

Tim penilai tersebut terdiri dari empat orang. Mereka melihat langsung inovasi dan kegiatan dari ke tiga kabupaten tersebut, serta menyimak presentasi pemaparan dari masing-masing ketua Forum KKS, untuk dilakukan verifikasi.

Menurut tim penilai dari Ditjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri Joel Palandi, kedatangan tim untuk melakukan verifikasi lapangan terkait dokumen KKS.

Menurutnya, secara keseluruhan penilaian KKS berjalan dengan lancar dan sesuai dengan standar penilaian yang telah ditetapkan. Dari sekian Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia masih kurang yang memiliki komitmen untuk mewujudkan Kabupaten Kota Sehat.

“Awalnya kami melihat komitmen pemimpin daerah terkait dukungan Kepala daerah,” ucap Joel.

Dirinya berharap, verifikasi dilapangan sesuai dengan dokumen dan bisa melebihi ekspektasi tim penilai.

“Kami berterima kasih atas sambutan dari daerah yang memberikan apresiasi atas kemauan dan semangat daerah, untuk memberikan yang terbaik dalam penilaian KKS ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kadinkes Provinsi Gorontalo Misranda Nalole, memberikan apresiasi atas penerimaan kepala daerah di tiga kabupaten yang akan di verifikasi lapangan oleh penilai.

“Melihat tim penilai yang diterima langsung Kepala Daerah, kami yakin akan memberikan nilai tambah karena adanya komitmen dari pimpinan di daerah,” kata Misranda.

Selain itu, sejak awal penyusunan dokumen, Kadinkes menilai kepala daerah antusias, bahkan cenderung terlibat langsung pada kegiatan KKS tersebut.

“Melihat dukungan aktif Bupati di tiga daerah ini kami meyakini daerah dapat menggerakkan seluruh elemen masyarakat yang ada disana, untuk berpartisipasi sehingga bisa mencapai hasil yang optimal,” tandas Misranda. (Rinto/5)