TNI Gagalkan 3.080 Liter Cap Tikus Masuk Gorontalo

09/11/2019 22:25 0 By Alex

Dandim 1314/Gorut, Letkol Arm Firstya Andrean Gitrias saat mengamankan barang bukti cap tikus yang ditangkap Koramil Atinggola, Sabtu (9/11/2019). (istimewa)

Hulondalo.id – Jajaran Kodim 1314/Gorontalo Utara (Gorut) menggagalkan penyeludupan minuman keras (miras) ke Gorontalo, Sabtu (9/11/2019).

Tak tanggung-tanggung, kali ini miras yang disita sebanyak 3.080 liter jenis cap tikus. Penyeludupan miras asal Sulawesi Utara (Sulut) itu dilakukan di Desa Kotajin, Kecamatan Atinggola, Gorut, Provinsi Gorontalo.

“Iya benar. Barang bukti yang sudah kami sita ini akan dimusnahkan,” ujar Dandim 1314/Gorut, Letkol Arm Firstya Andrean Gitrias, seperti diwartakan gopos.id.

Sebelumnya, miras jenis cap tikus itu diangkut menggunakan mobil minibus Daihatsu Xenia dengan nomor polisi DB 1360 FB yang dikendarai BT (48) dan Toyota Avanza DB 4171 BB yang dikemudikan AM (45).

Adalah seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serda Hamid Lifu yang mencurigai 2 mobil tersebut saat berhenti di depan salah satu toko di Kecamatan Atinggola. Saat didekati, ternyata muatan mobil tersebut adalah miras.

Serda Hamid Lifu langsung melaporkan temuannya itu kepada Danramil Atinggola, Lettu Inf Yusuf Gani. Saat itu juga, Danramil memerintahkan untuk mencegat mobil tersebut.

Setelah diperiksa ternyata benar. Terdapat 140 kantong plastik besar yang masing-masing berukuran 22 liter. Mobil tersebut pun langsung digiring ke Koramil Atinggola untuk diinterogasi lebih lanjut.

Barang bukti cap tikus asal Sulut yang ditangkap Koramil Atinggola, Kodim 1314/Gorontalo Utara, Sabtu (9/11/2019). (istimewa)

Di hadapan petugas, sang supir mengaku cap tikus tersebut berasal dari Kecamatan Tombatu, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulut. Dan rencananya akan dipasarkan ke wilayah Gorontalo.

“Kami sudah mengantongi identitas yang menerima suplai minuman keras tersebut. Untuk pelaku setelah kami data, kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti,” jelas Dandim 1314/Gorut, Letkol Arm Firstya Andrean Gitrias.

Sesuai instruksi Danrem 133/Nani Wartabone pula, kata Firstya, pihaknya pun akan terus menggelar operasi dan memperketat wilayah perbatasan untuk mencegah masuknya miras di bumi Gorontalo.(Alex)