Tomat-Cabai Rawit Dorong Inflasi di Gorontalo Selama November 2019

02/12/2019 16:05 0 By Alex

Cabai rawit dan tomat sayur menjadi komoditas pangan penyumbang inflasi tertinggi selama bulan November 2019 di Gorontalo. (F. Alex)

Hulondalo.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi di Kota Gorontalo selama bulan November 2019 sebesar 0,23%.

Adalah kelompok bahan makanan yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi yang mencapai 0,2205%. Dari kelompok bahan makanan itu, komoditas tomat sayur dan cabai rawit memiliki andil tertinggi.

“Jadi selama bulan November, kenaikan harga tomat sayur memberikan andil inflasi sebesar 0,4782%. Sedangkan cabai rawit 0,3049%,” ungkap Kepala Statistik Distribusi, BPS Provinsi Gorontalo, Abdul Asman pada press confrence di kantornya, Senin (2/12/2019).

Jika dilihat dari inflasi kalender pula, yakni dari Januari sampai November 2019, kelompok bahan makanan telah menyumbang inflasi di Kota Gorontalo sebesar 6,51%.

Kelompok ini menjadi penyumbang tertinggi dibandingkan kelompok pengeluaran lainnya, seperti pendidikan, rekreasi dan olahraga 4,09%; makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 3,04%; disusul kelompok sandang 2,41%.

Namun secara umum, inflasi kalender di Kota Gorontalo sudah mencapai 2,66%. Sementara jika dibandingkan dengan November tahun lalu, inflasi Kota Gorontalo mencapai 3,25%.

Sumber: BPS Provinsi Gorontalo

Salah seorang pedagang barito (bawang, rica, tomat) di pasar sentral Kota Gorontalo, Mat Tilome mengakui jika harga cabai rawit dan tomat selama bulan November memang sedang naik.

Harga cabai rawit sempat menembus Rp 120 Ribu pada pertengahan November. Sedangkan tomat sempat naik di akhir November mencapai Rp 25 Ribu per Kg.(Alex)