Total APBN 2020 ke Gorontalo Naik Jadi Rp 11,06 Triliun

Total APBN 2020 ke Gorontalo Naik Jadi Rp 11,06 Triliun

20/11/2019 14:43 0 By Alex

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim bersama Kakanwil DJPb Provinsi Gorontalo Fatma Sari Fatma pada kegiatan penyerahan DIPA 2020 yang digelar di hotel Horison Nayumi Kota Gorontalo, Rabu (20/11/2019). (F. Haris/Humas)

Hulondalo.id – Total APBN yang mengucur ke Provinsi Gorontalo tahun depan tercatat naik menjadi Rp 11,06 Triliun.

Hal itu terungkap pada penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2020 dan Alokasi Dana Transfer Daerah dan Dana Desa yang digelar di Hotel Horison Nayumi, Kota Gorontalo, Rabu (20/11/2019).

Besaran APBN 2020 ke Gorontalo itu dibagi atas DIPA untuk Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp 4,11 Triliun, ditambah alokasi transfer daerah dan dana desa sebesar Rp 6,95 Triliun.

Jika dibandingkan dengan APBN 2019, total APBN yang dikucurkan untuk Gorontalo sebesar Rp 10,54 Triliun. Itu dibagi DIPA K/L sebesar Rp 3,79 Triliun dan transfer daerah dan dana desa sebesar Rp 6,75 Triliun.

“Melalui APBN 2020, program-program peningkatan SDM dan perlindungan sosial kepada masyarakat terus diperkuat dan dipertajam. Antara lain melalui BOS, KIP-Kuliah, JKN, kartu sembako, subsidi, PKH, dan kartu pra kerja,” ungkap Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Gorontalo, Fatma Sari Fatma melalui siaran persnya yang diterima Hulondalo.id.

“Pemerataan pembangunan ke Daerah juga ditingkatkan, antara lain melalui DAK, DID, Dana infrastruktur dan Dana Desa,” sambung Fatma.

APBN 2020 melalui K/L sebesar Rp 4,11 Triliun yang disalurkan melalui satuan kerja lingkup Provinsi Gorontalo meliputi, DIPA kewenangan Kantor Pusat dengan nilai Rp 1,239 Triliun (12 DIPA), Kantor Daerah senilai Rp 2,647 Triliun (200 DIPA), Dekonsentrasi sebesar Rp 90,30 Milyar (45 DIPA) dan Tugas Pembantuan Rp 144,8 Milyar (12 DIPA).

Sementara alokasi dana transfer daerah dan dana desa Tahun 2020 untuk Provinsi Gorontalo sebesar Rp 6,95 Triliun masing-masing Dana Bagi Hasil Pajak sebesar Rp 72,81 Milyar, Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Rp 5,89 Milyar, Dana Aloaksi Umum (DAU) Rp 4,25 Triliun, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Rp 988,07 Milyar, DAK Nonfisik Rp 821 Milyar, Dana Insentif Daerah (DID) Rp 165,41 Milyar dan Dana Desa sebesar Rp 644,02 Milyar.(alex)