Transformasi Struktur, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

Transformasi Struktur, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo

02/10/2019 22:48 0 By Syakir

rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) capaian hasil pembangunan bidang ekonomi tahun ke dua pelaksanaan RPJMD 2017-2022, Senin (1/10/2019)

Hulondalo.id – Kinerja ekonomi makro Provinsi Gorontalo saat ini masih dapat ditingkatkan seiring masih besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah ini.

Hal ini jika dilihat dari pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo pada Triwulan II tahun 2019 mencapai 6,69%.Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5,05 %.

Sementara pada periode yang sama inflasi 2,04 persen, masih di bawah sasaran tahun 2019 sebesar 3,5+1 persen.

Hal ini terungkap pada paparan Kepala Perwakilan BI Gorontalo Budi Widihartanto dan Kabid Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi Gorontalo, Suri Handayani pada rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) capaian hasil pembangunan bidang ekonomi tahun ke dua pelaksanaan RPJMD 2017-2022 yang digagas Bidang Ekonomi Bapppeda di ruangan Dulohupa Gubernur Gorontalo, Selasa (1/10/2019).

“Untuk lebih meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memperbesar PDRB perkapita maka Gorontalo harus melakukan industrialisasi secara gradual pada berbagai komoditas unggulan yang ada di daerah ini,” ungkap Suri Handayani.

Masih menurut Suri, sumber pertumbuhan ekonomi Gorontalo selama periode 2018 masih didominasi pertanian, kehutanan, dan perikanan yang menjadi sumber pertumbuhan tertinggi yakni sebesar 2,83%.

“Ini dapat menjadi pertimbangan dalam melakukan proses transformasi struktur,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Gorontalo Budi Widihartanto juga mengatakan, proses transformasi struktur tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan 3P yakni, peningkatan investasi melalui insentif investasi, industri dan kemudahan ekspor, perbaikan faktor produksi seperti peningkatan daya saing infrastruktur baik kualitas SDM maupun peningkatan output tenagakerja, serta penguatan kerjasama perdagangan dan promosi ekspor

“Nah ini yang harus dikembangkan dalam proses transformasi struktur itu,” tutur Budi

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim yang membuka Rakorev tersebut dalam sambutannya mengatakan, “Selama ini kita hanya fokus pada input dan outputnya saja. Padahal jika evaluasinya dilakukan secara komprehensif akan memberi masukan untuk perencanaan program kegiatan yang lebih baik dan terarah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Wagub.

Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Bapppeda, Aryanto Husain memaparkan, sudah saatnya Gorontalo memikirkan secara serius transformasi struktur ekonomi daerah.

Transformasi struktur terjadi saat sifat produksi menjadi lebih bersifat industrial Pertumbuhan ekonomi Gorontalo yang baik selama ini akan memberikan manfaat lebih besar lagi bagi masyarakat dan daerah jika PDRB perkapitanya juga besar.

“Kita masih bisa meningkatkan PDRB ini jika input produksi bertambah melalui penciptaan nilai tambah,” ungkapnya.

Aryanto menambahkan strategi yang perlu ditempuh antara lain mencakup pengembangan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui agro industry dan pariwisata.

Selain itu pewilayahan komoditas perlu dikembangkan dan didukung oleh Pemerintah Kabupaten/Kota dengan mempertahankan ketersediaan lahan dan menjaga agar alih fungsi lahan tidak terus terjadi.

Aryanto mengungkapkan, saat ini Pemerintah Provinsi Gorontalo tengah merampungkan Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP).

“Kami berharap rapat ini menjadi dokumen sehingga menjadi rujukan kita bersama dalam pengembangan industrialiasi dan transformasi struktur ekonomi di daerah ini,” pungkasnya. (jeff)