Tujuh Perempuan Seksi Penghuni Salon Plus-plus Ini Terjaring Operasi Pekat

12/10/2019 14:20 0 By Alex

Beberapa perempuan penghuni salon plus-plus di Gorontalo saat diamankan polisi untuk dilakukan pembinaan.

Hulondalo.id – Keberadaan salon plus-plus di wilayah Gorontalo kian terang. Baru-baru ini, polisi mengamankan sedikitnya 7 perempuan tanpa identitas yang merupakan penghuni dugaan salon plus-plus di wilayah Kota Gorontalo.

“Operasi yang kita lakukan ini adalah operasi pekat Otanaha II dalam rangka cipta kondisi menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden,” ungkap Anggota Satgas Gakkum Polda Gorontalo, Iptu Alex F Karame yang memimpin operasi.

Operasi Pekat Otanaha II dimulai sejak pukul 20.00 Wita, Jumat (11/10/2019). Sedikitnya 26 personel gabungan dari seluruh satuan di Polda Gorontalo turun langsung menyusuri tempat-tempat yang dinilai rawan akan gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Dari hasil operasi yang dilakukan sekitar lebih dari 5 jam itu, polisi mengamankan sedikitnya 7 perempuan tanpa identitas yang merupakan penghuni 2 salon yang diduga salon plus-plus di Kota Gorontalo.

Mereka yang terjaring diantaranya berinisial TP, MA dan EG terjaring operasi di salah satu salon di Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.

Sementara 4 lainnya berinisial RD, FR, IP dan NS terjaring di salah satu salon di Kelurahan Luhu, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Suasana operasi pekat Otanaha II yang digelar Polda Gorontalo, Jumat (11/10/2019)

Perempuan-perempuan seksi tersebut sama sekali tidak bisa menunjukkan kartu identitas yang jelas kepada petugas. Olehnya, mereka di boyong ke Mapolda Gorontalo untuk dilakukan pembinaan.

“Dalam cipta kondisi khususnya di wilayah hukum Polda Gorontalo jelang pelantikan presiden dan wakil presiden, kami melakukannya tanpa membedakan status sosial para pelaku kejahatan, tidak terkecuali warga masyarakat yang tidak memiliki identitas yang pasti,” tambah Alex Karame.(alex)

loading...