Tumbilotohe di Kampus UNG Dibanjiri Pengunjung, Ada Replika Menara hingga Terowongan

Tumbilotohe di Kampus UNG Dibanjiri Pengunjung, Ada Replika Menara hingga Terowongan

02/06/2019 01:07 0 By Alex

Ini merupakan tahun ke 14 Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UNG menyelenggarakan Tumbilotohe dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadhan.

Hulondalo.id – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) rupanya tak ingin ketinggalan dalam rangka menyemarakkan tradisi Tumbilotohe. Seperti yang terlihat di lapangan depan kantor Rektorat UNG, Sabtu (1/6/2019) malam.

Ratusan pengunjung menyemut di lokasi Tumbilotohe UNG yang diprakarsai oleh Senat Mahasiswa Fakultas Teknik (Fatek). Rupanya, ini merupakan tahun ke 14 Senat Mahasiswa Fatek UNG menyelenggarakan Tumbilotohe.

Kali ini, tidak kurang dari 2.500 lampu botol dinyalakan. Bahkan, ada replika Pakaya Tower atau Menara Keagungan Limboto yang menjadi magnet bagi pengunjung. Mungkin maklum juga, malam ini adalah malam minggu sehingga banyak kaula muda memanfaatkan kesempatan itu.

“Jadi tahun ini kami buat replika Pakaya Tower, juga 6 terowongan yang kami hias dengan 60 lampion. Persiapannya sudah kami lakukan sejak sebulan yang lalu,” jelas Ketua Panitia, Ikram Lamatu kepada Hulondalo.id.

Tak hanya itu, panitia juga sudah menyediakan spot untuk para pengunjung yang ingin mengambil gambar atau berswafoto.

Sedikitnya ada 6 terowongan yang sengaja dibuat untuk memasuki wilayah ini menambah suasana yang hangat malam Tumbilotohe.

Rencananya, semarak Tombilotohe yang bertempat di lapangan Rektorat UNG tersebut akan berlangsung selama 3 malam ke depan. Para pengunjung yang hadir pun bebas mengambil foto tanpa dipungut biaya apapun.

Ikram berharap, kegiatan yang bertujuan untuk membangkitkan semangat kebersamaan dalam bingkai Ramadhan guna melestarikan tradisi Tombilotohe pada era milenial ini untuk ke depannya dapat terus berjalan dan dipertahankan.

“Semoga angkatan-angkatan Teknik yang akan menjadi panitia semarak Tombilotohe di tahun-tahun yang akan datang bisa terus mempertahankan hal ini, bahkan bisa membuat yang lebih dari ini, tentunya dengan konsep yang lebih menarik agar taman rektorat ini bisa full dengan pengunjung,” tutupnya.

Replika Pakaya Tower atau Menara Keagungan Limboto memberikan nilai tambah pada semarak Tumbilotohe di dalam Kampus UNG.

Sementara itu, Diana Sari salah satu pengunjung mengaku bahwa ini bukan merupakan kali pertama datang pada perayaan malam Tombilotohe, khususnya di kampus UNG.

“Sudah beberapa kali sya kesini. Setiap tahun ketika ada Tombilotohe saya selalu ke sini, alasannya karena perayaan Tombilotohe di taman Rektorat ini selalu ramai karena konsepnya dari tahun ke tahun selalu berbeda. Banyak lampu-lampu dan juga spot untuk berfoto, jadi saya selalu senang ketika datang ke sini setiap tahunnya,” ujar Diana.

Ada ribuan pengunjung yang datang ke lokasi ini, yang didominasi oleh kaula muda. Mungkin saja ini bertepatan dengan malam minggu sehingga pengunjungnya membludak.

(Tri)