Tumbilotohe, Polisi Sekat Sejumlah Ruas Jalan Menuju Pusat Kota Gorontalo

Tumbilotohe, Polisi Sekat Sejumlah Ruas Jalan Menuju Pusat Kota Gorontalo

08/05/2021 21:36 0 By Alex

Tumbilotohe

Salah satu ruas jalan di pusat Kota Gorontalo yang disekat polisi agar tidak menimbulkan kemacetan dan kerumunan saat malam Tumbilotohe, Sabtu (8/5/2021).

Hulondalo.id – Pada perayaan tradisi Tumbilotohe atau malam pasang lampu, Polres Gorontalo Kota melakukan pengalihan arus lalu lintas atau penyekatan jalan menuju pusat perbelanjaan Kota Gorontalo dari arah bundaran patung Saronde.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro AP menjelaskan, ada beberapa jalur yang ditutup dan dialihkan menjadi satu jalur supaya tidak menimbulkan kemacetan.

“Jalan yang dialihkan, yakni Bundaran Saronde, Eks Agus Salim kompleks Rumah Sakit Bunda dan sepanjang jalan HB Yasin menuju pusat Kota Gorontalo,” kata Kapolres, Sabtu (8/5/2021).

“Jika sudah terlalu padat di area tersebut, saya imbau masyarakat tidak memaksakan. Lebih baik pengendara mencari jalur jalan lain. Sebab, satu minggu belakangan kita sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melewati jalur yang sudah disekat,” sambung Kapolres.

Bagi masyarakat yang melintas di tempat-tempat yang menimbulkan kemacetan, khususnya di wilayah jalan Pangeran Hidayat (JDS) Tanggidaa agar tidak melakukan foto-foto dan mengundang kerumunan orang.

“Di Tanggidaa juga saat ini kita buat 1 jalur, yang sebelumnya dilakukan 2 jalur untuk menghilangkan kemacetan lalu lintas. Itu pun situasional, kalau sudah terlalu padat kita akan melakukan penutupan total jalan di wilayah tersebut,” ujar mantan Kapolres Bone Bolango itu.

Meski begitu, pihak kepolisian terus memberikan imbauan-imbauan kepada masyarakat agar tidak berkerumun. Kata Desmont, silakan menikmati malam Tumbilotohe namun tidak memberhentikan kendaraan di tengah jalan.

“Tak ada sanksi yang diberikan kepada pelanggar nanti, namun hanya memberikan tindakan yang humanis kepada seluruh masyarakat. Kita berharap kerjasamanya dari masyarakat itu sendiri. Jika tetap melanggar kita akan melakukan tindakan keras,” tandasnya.(Inkri)