Turunkan Angka Kemiskinan, Sekda Sherman Akan Bentuk Satgas PK

Turunkan Angka Kemiskinan, Sekda Sherman Akan Bentuk Satgas PK

14/10/2021 22:22 0 By Syakir

Sekretaris Daerah Boalemo, Sherman Moridu, saat membuka dan memberikan pengarahan kepada peserta Operator SIKS NG.

Hulondalo.id – Pemerintah kabupaten Boalemo melalui Dinas Sosial dan PMD menggelar bimbinan teknis (Bimtek) Operator Sistem Informasi Kesejahteran Sosial Next Generation (SIKS-NG) Desa se-Kecamatan Mananggu, Botumoito, dan Dulupi, di Hotel Grand Q kota Gorontalo, Kamis (14/10/2021).

Kegiatan itu, dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Boalemo, Sherman Moridu, dan dihadiri oleh Asisten II, Fatlina Podungge, Kadis Sosial dan PMD, Monru Mopangga, pimpinan camat Botumoito, Dulupi, dan Mananggu, serta para peserta bimtek SIKS-NG ditiga kecamatan.

Sekda Boalemo, Sherman Moridu, menyampaikan dari bimtek tersebut para peserta mampu melakukan langkah-langkah dalam menurunkan angka kemiskinan di daerah bertajuk damai bertasbih.

“Saya berkesimpulan, bahwa kemiskinan ini tidak boleh hanya ditangani oleh pemerintah daerah saja. Akan tetapi, harus kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa. Kita harus uraikan secara mendetail apa penyebab orang miskin,” ungkapnya.

Kata Sherman, peran oprator sangat penting untuk memberikan solusi ketika didapatkan problematika disuatu desa terkait kemiskinan. Dirinya menuturkan, bahwa kunci penanganan kemiskinan ada pada pemerintah desa, sebab orang miskin itu ada dua potret, yaitu orangnya dan rumahnya.

“Kalau yang digunakan BPJS itu ada 9 kategori orang itu masuk dalam kemiskinan. Kalau rumah, lihat atap, lantai, dan dinding, tetapi orang juga diperhatikan, apakah usia produktif atau tidak produktif, dan usianya sudah diatas 60 atau 70 Tahun ke atas. Oleh karena itu, peran dari kalian para operator yanga akan menilai dan memberikan solusi untuk penanganan kemiskinan,” terang Sekda.

Sehingganya, Pangalima ASN Boalemo itu akan membentuk satuan tugas penanggulan kemiskinan (Satgas PK) per desa yang beranggotakan lima orang yang akan dikomandai oleh sekretaris desa (Sekdes).

“Mumpung kita punya desa di Boalemo ini baru 82 dan penduduknya kurang lebih 151 ribu jiwa. Nah, didalam lima orang ini dan sekdes sebagai ketua satgas penanggulan kemiskinan, dan masuk didalamnya para aparatur desa, LSM atau relawan yang peduli terhadap penanggulan kemiskinan. Dan dari situ kita akan potret angka kemiskinan agar tepat sasaran,” tandas Sherman. (Rifal/Adv)