Uji Kualitas Air di Balai Labkesda Dikes Provinsi Gorontalo

Uji Kualitas Air di Balai Labkesda Dikes Provinsi Gorontalo

03/02/2021 18:12 0 By Syakir

Pengujuan sampel air di UPTD Labkesda, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo

Hulondalo.id – UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, sudah dilengkapi dengan alat uji kualitas air bersih. Sejumlah tempat usaha mulai memanfaatkan fasilitas itu, untuk mendapatkan rekomendasi higienis dengan standar kualitas air siap minum, namun tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal.

Pengujian kualitas air diperlukan, untuk mengetahui ada tidaknya mikroorganisme patogen dalam air yang ditunjukkan dengan indikator bakteri e-coli.

Standar kualias air layak konsumsi sendiri mengaku ke Permenkes RI NO 416/Menkes/PER/IX/1990, yang didalamnya mengatur pengujian air, dimana selain bakteriologis dilakukan juga uji fisik dan kimiawi.

Menurut Kepala UPTD Balai Labkesda Provinsi Gorontalo, dr. Suliyanti Otto, M.Kes, belum tentu air bersih yang dikonsumsi sudah memenuhi syarat kesehatan. Nah, untuk mengetahui layak tidaknya maka diperlukan uji kualitas air.

“Untuk pemeriksaan air limbah parameter wajibnya ada 6 parameter dengan tarif sebesar Rp. 360.000, sedangkan untuk pemeriksaan parameter air minum terdiri dari 26 parameter wajib dengan tarif sebesar 1.577.000 dan untuk air bersih terdiri dari 23 parameter wajib dengan tarif sebesar Rp. 1.405.000,” papar dr. Suli, memastikan biaya yang dikeluarkan sangat terjangkau.

Saat ini ada beberapa badan usaha milik pemerintah maupun swasta yang telah memeriksakan airnya di laboratorium kesehatan diantaranya PDAM Gorontalo, RS Aloei Saboe sedangkan Rumah sakit Swasta yaitu Rumah Sakit Multazam serta pemilik depot air minum yang berada di kota Gorontalo. (adv)