Upacara Hari Patriotik, Gubernur : Peristiwa Penting yang Tak Boleh Dilupakan

23/01/2019 15:39 0 By Alex

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan puncak Hari Patriotik 23 Januari yang berlangsung di SPN Batudaa, Kabupaten Gorontalo.

Hulondalo.id – Kegiatan puncak peringatan Hari Patriotik 23 Januari 1942 digelar di Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Rabu (23/1/2019).

Pada upacara memperingati Hari Patriotik ke 77 itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bertindak sebagai inspektur upacara.

“Pada dini hari, tepatnya hari Jumat tanggal 23 Januari 1942, dengan semangat membara rakyat Gorontalo dipimpin oleh Nani Wartabone bergerak menuju kota Gorontalo dan mengambil alih kekuasaan dari Belanda. Pada pukul 8 pagi, rakyat Gorontalo memancangkan bendera merah putih di depan Kantor Pos. Itulah sejarah singkat perjuangan rakyat Gorontalo sehingga peristiwa tersebut dikenal sebagai Hari Patriotik 23 Januari 1942,” jelas Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam amanatnya.

Pengibaran sang Saka Merah Putih pada upacara peringatan puncak

Peristiwa 23 Januari 1942 merupakan gerakan rakyat Gorontalo yang dipimpin oleh Nani Wartabone untuk berjuang membebaskan diri dari penjajahan kolonial Belanda. Kala itu, para pejabat Belanda ditangkap. Bendera Belanda diturunkan dan diganti dengan Bendera Merah Putih.

Pada upacara tersebut, AKBP Tedi Rayandra selaku Kabag Bin Ops, Biro Ops, Polda Gorontalo bertindak sebagai perwira upacara. Sementara komandan upacara dipimpin oleh AKBP Dicky Irawan yang menjabat sebagai Kasat Patroli Jalan Raya, Ditlantas Polda Gorontalo.

Selain pengibaran bendera merah putih dan hening cipta, upacara hari patriotik diisi pula dengan pembacaan Pancasila oleh Inspektur Upacara. Pembacaan UUD 1945 oleh Monalisa Fathan dari pewakilan Karang Taruna. Kemudian pembacaan Lintas Sejarah Patriotik oleh Ketua KNPI Provinsi Gorontalo, Mohamad Ghalieb Lahidjun.

Komandan upacara, AKBP Dicky Irawan saat memberikan laporan kepada insepktur upacara pada puncak peringatan Hari Patriotik 23 Januari 1942 yang digelar di SPN Batudaa

Selain untuk mengenang semangat perjuangan rakyat Gorontalo, Hari Patriotik juga dimaksudkan untuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa 23 Januari 1942 merupakan peristiwa penting yang tidak boleh dilupakan kapan pun juga.

Sebelumnya, peringatan Hari Patriotik 23 Januari yang ke-77 ini telah diisi dengan berbagai kegiatan. Selain jalan sehat yang diikuti oleh ratusan ribu masyarakat, digelar juga pasar murah, donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Napak tilas perjuangan Nani Wartabone, Kirab Bendera Pusaka dan ziarah rombongan ke taman makam pahlawan melengkapi rangkaian kegiatan peringatan Hari Patriotik 23 Januari.(Usman)