Upacara HUT RI ke 75 di Boalemo, Hanya 8 Orang Paskibraka Kibarkan Bendera

Upacara HUT RI ke 75 di Boalemo, Hanya 8 Orang Paskibraka Kibarkan Bendera

08/07/2020 12:53 0 By Narto

Khidmatnya penyelenggaraan upacara HUT Proklamasi RI tingkat Kabupaten Boalemo tahun 2019 lalu, berlangsung di Lapangan Alun-Alun Tilamuta.(f.dok)

Hulondalo.id – Momentum sakral peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ditandai upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi RI ke 75 tahun 2020 dipastikan agak berbeda pelaksanaannya dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya, peserta upacara kali ini akan dibatasi. Begtu pula petugas Paskibraka tidak diperkenankan adanya perekrutan. Itu sebagaimana ditegaskan dalam edaran Mensesneg sehubungan menghadapi kondisi pandemi Covid-19.

Di wilayah Kabupaten Boalemo sendiri, upacara HUT Proklamasi RI ke 75 tahun 2020 tidak semeriah layaknya tahun sebelumnya. Kendati begitu, pelaksanaannya tidak mengurangi nilai-nilai sejarah dan kegiatan seremoni upacara. Hanya saja, ada beberapa poin disesuikan arahan pemerintah pusat.

Kepala Kantor (Kakan) Kesbangpol Kabupaten Boalemo, Ruslin Limalo diwawancarai Holondalo.id menerangkan bahwa berdasarkan edaran Mensesneg, berkaitan pelaksanaan upacara HUT Proklamasi RI ke 75 tahun 2020 di tingkat daerah diminta dapat meminimalisir jumlah peserta. Memperhatikan protokol kesehatan penanganan pandemi dan juga menjaga jarak.

“Untuk pelaksanaan upacara HUT RI ke 75 di Kabupaten Boalemo tetap seperti biasa. Hanya saja, ada beberapa hal menyesuaikan edaran Mensesneg. Diantaranya, perekrutan anggota Paskibraka ditiadakan, sehingga kami kembali menggunakan anggota Paskibraka tahun 2019,” beber Ruslin Limalo.

Lantas bagaiama kesiapan berupa latihan anggota Paskibraka dimaksud? Menurut Ruslin, pihaknya akan memaksimalkan latihan dalam kurun waktu 10 hari terakhir atau H-10 upacara HUT Proklamasi RI pada 17 Agustus 2020 mendatang.

“Mereka tim Paskibraka dikenal sebagai kelompok 8 Paskibraka tahun 2019. Didalamnya juga ada personil TNI dan Polri sebagai pengawal barisan,” ujar Ruslin Limalo.

Lebih lanjut, ia menambahkan, peserta dalam pelaksanaan upacara akan dibatasi. Bahkan, pihak panitia sudah melakukan perhitungan dengan menyesuaikan kondisi lapangan. Tentunya tetap memperhatikan protokol kesehatan penanganan pandemi, menjaga jarak dan menghindari terjadi kerumunan.(Narto/Adv)