Usai Divaksin Covid-19, Siswa Kota Gorontalo Tambah Ilmu di KRI Banjarmasin 592

Usai Divaksin Covid-19, Siswa Kota Gorontalo Tambah Ilmu di KRI Banjarmasin 592

03/09/2021 21:57 0 By Maman

Vaksin di KRI Banjarmasin 592 (1)

Walikota Gorontalo, Marten Taha bersama Danlanal Gorontalo dan Forkopimda disela-sela peninjauan vaksinasi Covid-19 bagi siswa. (foto:hms)

Hulondalo.id – Suasana berbeda nampak pada pelaksanaan vaksinasi massal di Pelabuhan Gorontalo, Jumat (3/9/2021). Tidak hanya disuntik vaksin Covid-19, ratusan siswa juga belajar dan melihat langsung KRI Banjarmasin 592.

Vaksin yang diinisiasi Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo, menyisir anak usia sekolah 12 tahun keatas. Setelah divaksin, anak-anak menambah ilmu pengetahuan dengan menyusuri ruang dek kapal.

Kerjasama Lanal Gorontalo dengan Pemkot ini mengangkat, serbuan vaksinasi masyarakat maritim.

“Setelah divaksin, saya ajak adik-adik melihat sambil belajar tentang kapal perang yang menjaga keutuhan NKRI,” kata Walikota Gorontalo, Marten Taha pada kegiatan tersebut.

Ia mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Lanal Gorontalo, guna mendorong percepatan vaksinasi di Kota Gorontalo.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pak Danlanal Gorontalo dan seluruh jajarannya, yang telah menginisiasi pelaksanaan vaksinasi kali ini, apalagi sasarannya sebagian besar adalah para anak usia sekolah,” ucap Marten.

Menurutnya vaksinasi bagi anak usia sekolah, sangat mendukung rencana penyelenggaraan belajar tatap muka, yang mensyaratkann komunitas yang berada dilingkungan pendidikan harus tervaksin semua.

“Apabila semua sudah divaksin, maka pembelajaran tatap muka baik SD, SMP dan SMA, segera kita laksanakan,” ujar Walikota.

Walikota juga mengatakan semua potensi telah dikerahkan untuk mendorong masyarakat agar mau divaksin. Saat ini yang dilakukan adalah gerakan vaksinasi serentak, dengan menyiapkan gerai penyuntikkan disemua kelurahan.

“Dalam percepatan vaksinasi selama ini, kami bekerjasama dengan TNI/Polri dan seluruh instansi pemerintah baik provinsi sampai ke tingkat kota,” jelasnya.

Marten berharap, upaya ini masih perlu digencarkan lagi, melihat jumlah warga yang tervaksin hingga kini baru 42% dosis pertama, dan 26% dosis kedua.

“Jadi target dari 160 ribu, kita baru 64 ribu yang disuntik, untuk itu perlu didorong lagi,” ujar Marten.

Sehingganya Walikota kembali mengajak masyarakat dapat memanfatkan kesempatan program vaksinasi serentak. (Inkri)