Wagub Tinjau Posko Perbatasan Gorontalo-Sulut di Taludaa

Wagub Tinjau Posko Perbatasan Gorontalo-Sulut di Taludaa

27/04/2021 22:00 0 By Alex

Wakil Gubernur Idris Rahim saat meninjau ruangan Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat yang akan digunakan untuk posko perbatasan di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (27/4/2021). (F. Haris)

Hulondalo.id – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim meninjau posko perbatasan Gorontalo–Sulawesi Utara (Sulut) di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (27/4/2021).

Posko perbatasan yang berlokasi di Jalan Trans Sulawesi Pantai Selatan itu akan memanfaatkan gedung Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat.

Sebelumnya, gedung yang sudah tidak terpakai itu kondisinya cukup baik. Namun tidak tersedia perlengkapan pendukung.

Olehnya, Wakil Gubernur Idris Rahim menginstruksikan OPD terkait di bawah koordinator Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo untuk segera membenahi dan menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas posko perbatasan.

Fasilitas posko perbatasan yang akan segera disiapkan dan dibenahi antara lain sarana air bersih, lampu penerangan, velbet atau tempat tidur lipat, serta meja dan kursi.

“Gedungnya sudah cukup baik, tinggal perlengkapan yang harus segera dipersiapkan. Saya minta paling lambat Senin depan semua perlengkapan sudah siap dan posko ini segera beroperasi,” pinta Idris.

Guna efektifnya pelaksaan tugas posko perbatasan, harus ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sama untuk seluruh daerah perbatasan.

Idris menekankan pentingnya koordinasi dan sinergitas antara posko perbatasan yang ada di wilayah Provinsi Gorontalo dan Sulut guna menghindari penumpukan di masing-masing posko perbatasan.

“Posko perbatasan kedua provinsi harus saling berkoordinasi. Pada saat mulai diberlakukan larangan mudik pada tanggal 6 Mei mendatang, posko perbatasan Gorontalo langsung memerintahkan kendaraan yang menuju Sulawesi Utara untuk putar balik, begitu juga sebaliknya,” katanya.

Petugas posko perbatasan terdiri dari personil gabungan Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Perhubungan, serta petugas kesehatan yang akan memberikan pelayanan pemeriksaan rapid antigen bagi pelintas perbatasan.(adv/alex)