Walikota Blitar Akui, PAD Turun Akibat Pandemi Covid-19

Walikota Blitar Akui, PAD Turun Akibat Pandemi Covid-19

04/08/2020 00:38 0 By admin

Rapat paripurna DPRD Kota Blitar, Senin (3/8/2020).

Hulondalo.id (Blitar) – Walikota Blitar Santoso mengakui, penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dikarenakan banyaknya sektor yang terdampak pandemi covid-19. Sektor pariwisata salah satu yang menurutnya mengalami pukulan cukup berat.

Sebelumnya, dalam rapat paripurna DPRD Kota Blitar, Senin (3/7/2020), sejumlah fraksi menyampaikan pandangannya secara umum terhadap capaian kinerja Pemerintah Kota Blitar, pada semester pertama 2020.

Pada umumnya masing masing fraksi memberikan apresiasi terhadap kinerja Walikota Blitar. Kendati begitu, mereka menyentil soal penurunan PAD, serta sejumlah proyek yang tersendat akibat dari pandemi covid-19.

Saat menanggapi pandangan umum masing-masing fraksi, Walikota Blitar Santoso mengakui, pandemi covid-19 sangat mempengaruhi semua sektor pendapatan di Kota Blitar.

PAD yang semula ditargetkan mencapai Rp174 miliar, yang mampu direalisasi Rp108 miliar. Pendapatan pajak dari sektor unggulan seperti pariwisata, perhotelan dan restoran, mengalami penurunan cukup signifikan.

Soal penanganan dampak sosial ekonomi bagi warganya, Santoso mengandalkan database sistem informasi kependudukan, yang diklaim membuat proses penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.

Rapat paripurna itu, dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Blitar dr. Syahrul Alim , Wakil Ketua Agus Zunaidi, S.E, dan Wakil Ketua Yasin Hermanto, SE.

Beberapa rekomendasi disampaikan masing masing fraksi. Seperti, perlunya monitoring serapan anggaran berdasarkan Silpa dari total APBD Rp1,025 Triliun. Kedua, optimalisasi anggaran penanganan covid-19, serta adanya sejumlah proyek pemerintah yang dinilai belum berjalan sesuai standar yang berlaku. (adv)