Walikota : Gaji Kader-kader PKK Harus Naik

Walikota : Gaji Kader-kader PKK Harus Naik

06/03/2019 21:35 0 By Alex

walikota marten taha

Walikota Gorontalo Marten Taha saat kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) di lapangan Padebuolo, Rabu (6/3/2019).

Hulondalo.id – Walikota Gorontalo Marten Taha mengaku kaget saat mengetahui bahwa kader-kader tim penggerak PKK sampai saat ini belum memperoleh kenaikan gaji. Padahal, perannya sangat besar dalam meningkatkan kontribusi dan pastisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan.

“Peran dari pada kader-kader PKK ini sangat dibutuhkan sekali. Oleh karena itu, patut kiranya pemerintah kota Gorontalo memperhatikan keberadaan kader-kader Tim Penggerak PKK di masing-masing kelurahan,” tutur Marten saat membuka kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) di lapangan Padebuolo, Rabu (6/3/2019) sore.

Olehnya, Walikota Marten Taha akan menambah lagi anggaran untuk Tim Penggerak PKK di setiap kelurahan. Saat ini, Kota Gorontalo memiliki 50 kelurahan dari 9 kecamatan.

“Jadi di samping dana yang dialokasikan oleh pemerintah kota bersama DPRD, yang setiap tahun secara rutin kami anggarkan Rp 500 Juta, akan ketambahan lagi sebesar Rp 370 Juta,” ujar Marten yang disambut riuh tepuk tangan dari peserta yang hadir.

“Jadi anggarannya makin besar, nah kalau makin besar anggaran ke kelurahan kemudian kader-kader PKK tidak nikmati itu sudah keterlaluan namanya,” imbuh Marten.

Setelah dilantik menjadi Walikota untuk periode kedua nanti, Marten tidak ingin lagi mendengar ada kader-kader tim penggerak PKK yang tidak menerima kenaikan gaji.

“Jadi kader-kader PKK di tingkat bawah gajinya harus meningkatkan paling tidak harus 2 kali lipat. Kalau sekarang Rp 250 Ribu, harus jadi Rp 500 Ribu. Itu harus ya, bagaimana orang bekerja kemudian tidak ada penghargaannya,” pungkasnya.(tri)