Walikota Gorontalo Imbau Khatib, Jangan Mau Diundang Warga

Walikota Gorontalo Imbau Khatib, Jangan Mau Diundang Warga

21/05/2020 20:05 0 By Jeffry

Wali Kota Gorontalo Marten Taha bersama Wakil Wali Kota Ryan Kono saat rapat bersama forkopimda.

Hulondalo.id – Di tengah upaya pencegahan penyebaran covid-19, Pemerintah Kota Gorontalo resmi memutuskan pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441 H dilaksanakan di rumah bersama keluarga inti.

Hal ini seiring dengan dikeluarkannya surat edaran Walikota No. 400/bag-kesra/816 tentang kegiatan sholat Idhul fitri 1441/2020.

“Pelaksanaan shalat Ied tahun ini tidak diperkenankan di gelar secara berjamaah baik di mesjid maupun di lapangan,” kata Marten, Kamis (21/5/2020).

Dirinya pun akan menginstruksikan kepada seluruh camat dan lurah untuk mensosialisasikan kebijakan tersebut ke mesjid- mesjid hingga ke RT/RW di Kota Gorontalo.

“Termasuk para khatib dan ustadz, jangan ada yang mau menerima undangan dari masyarakat. Jangan sampai sudah dilarang di mesjid dan lapangan justru diselenggarakan secara berjamaah di rumah yang akhirnya memicu keramaian. Ini yang harus dihindari,” tegas Marten.

Sementara Kabag Kesra Azis Zakaria, mengatakan akan memfasilitasi warga yang ingin mendapatkan naskah khotbah sholat ied.

Dirinya telah menyediakan salinan foto copy naskah khotbah yang tersedia di setiap kelurahan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, bagi yang menyelenggarakan sholat Ied di rumah. Banyak tutorial dan naskah khutbah yang telah beredar di medsos sebagai panduan kita. Kita juga sudah sediakan salinan foto copy di kelurahan setempat,” imbuh Azis.(Jeff/adv)