Warga Rindu Gema Panua, Saipul-Suharsi Hadirkan Gebyar SMS

Warga Rindu Gema Panua, Saipul-Suharsi Hadirkan Gebyar SMS

11/09/2021 14:02 0 By Yadin

Wabup Suharsi melaunching Gebyar SMS sekaligus RTP2S, Jumat (10/9/2021).

Hulondalo.id – Warga Pohuwato yang rindu pelayanan dengan konsep Gema Panua bakal terobati dengan Gebyar SMS yang dihadirkan oleh pemerintahan Saipul Mbuinga-Suharsi Igirisa saat ini.

Baik Gema Panua maupun Gebyar SMS, memiliki kesamaan yakni pemerintah hadir di tengah-tengah warga untuk mendekatkan  pelayanan disertai penyerahan beragam bantuan. Bedanya, Gebyar SMS tak mungkin seramai Gema Panua dulu, karena untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Nah Gebyar SMS itu sudah dilaunching oleh Wakil Bupati, Suharsi Igirisa di Kecamatan Randangan, tepanya Desa Huyula, Jumat (10/9/2021). Bersamaan dengan itu, dilaunching pula, RTP2S (Rumah Tangga Pelopor Pencegahan Stunting).

“Ini sesuai dengan visi-misi kami yakni mewujudkan Pohuwato sehat, maju, sejahtera,” tuturnya.

Adapun dukungan program Gebyar SMS, yakni RTP2S, vaksinasi massal, isbat nikah, implementsi SDGs desa, bantuan pendidikan dan penguatan ekonomi.

“RTP2S pendek kata, bahwa semua kebutuhan untuk rumah tangga sasaran akan kita optimalkan bersama melalui peran kolaborasi desa, kecamatan dan pemerintah daerah, dan yang menjadi garda terdepan dalam menggerakkan keberlanjutan RTP2S tersebut,” jelas Wabup.

Terpisah, Kepala Baperlitbang Pohuwato, Irfan Saleh menyampaikan, konsep Gebyar SMS tak jauh berbeda dengan Gema Panua yang digagas oleh pemerintahan sebelumnya.

“Ya, konsepnya sama-sama untuk mendekatkan pelayanan kepada warga,” terang Irfan.

Sementara itu, fasilitator Gerbos Emas, Rozlan Tawaa menambahkan, setelah launching RTP2S, ke depan targetnya 12 kecamatan lainnya juga akan disiapkan 1 rumah tangga yang menjadi pilot project.

“Jadi proyek percontohan di tiap kecamatan itu nanti akan menjadi replikasi di semua desa bila perlu sampai di dusun. Tinggal bagaimana kiat desa untuk mereplikasi itu. Seyogyanya semua rumah yang memiliki baduta yang kurang gizi jadi RTP2S,” jelas pemuda mantan Ketua KPMIP itu. (yadin/adv)