Warga Telaga Jaya Ini Diamankan Polisi karena Kasus Curanmor

Warga Telaga Jaya Ini Diamankan Polisi karena Kasus Curanmor

15/03/2020 21:43 0 By Alex

Terduga pelaku ZH saat diamankan di Polres Gorontalo karena kasus curanmor, Ahad (15/3/2020).

Hulondalo.id – Sepandai apapun kamu menyimpan bangkai pasti baunya akan tercium juga. Mungkin itulah ungkapan yang tepat disematkan kepada lelaki berinisial ZH (30).

Warga Desa Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo diringkus polisi karena diduga melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

ZH diduga mencuri sepeda motor rekannya sendiri di kos-kosan kompleks kantor Gapensi, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, belum lama ini.

“Jadi yang bersangkutan ditangkap berdasarkan laporan polisi Nomor:LP/78/III/2020/SPKT-ResGtlo Sus Curamor yang terjadi di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto,” ungkap Kapolres Gorontalo AKBP Ade Permana melalui Kasat Reskrim AKP Muhamad Kukuh Islami.

Adapun kronologis penangkapannya bermula saat polisi mendapatkan informasi adanya transaksi penjualan sepeda motor merek Yamaha N-MAX yang diduga hasil curian, Ahad (15/3/2020). Namun keberadaan polisi yang ingin melakukan penggerebekan ini pun terendus oleh ZH.

Olehnya, pria yang berprofesi sebagai wiraswasta itu pun membuat skenario dengan berpura-pura mendatangi rumah korban, yang juga pemilik sepeda motor tersebut.

“Terduga pelaku membuat narasi seolah-olah dialah yang menemukan motor tersebut dari seseorang yang ingin menjual kepadanya. Namun karena orang tersebut melarikan diri sehingga terduga pelaku berinisiatif mengembalikan motor tersebut karena mereka saling kenal,” urai Kasat Reskrim AKP Muhamad Kukuh Islami.

Namun Tim Pandawa buru sergap Polres Gorontalo tidak terkecoh dan membawa ZH untuk diinterogasi lebih lanjut. Saat ini, ZH telah diamankan di Mapolres Gorontalo karena polisi menilai banyak sekali kejanggalan atas keterangan ZH kepada korbannya.

Barang bukti sepeda motor merek Yamaha N-MAX yang diduga hasil curian.

“Satu dari 2 kunci motor korban sebelumnya telah hilang pada bulan lalu yang kebetulan ZH pernah tinggal di kosan tersebut karena ZH pernah menjadi mandor. Korban juga pernah kehilangan uang Rp 3,5 Juta,” tambah Kasat Reskrim AKP Muhamad Kukuh Islami.

Saat ini, kasus curanmor tersebut masih terus didalami pihak kepolisian.(Ika)