Ya Ampun.. 2 Anggota Polisi Ini Dipecat

19/03/2019 16:05 0 By Admin1
anggota polisi dipecat

Pada upacara PTDH di Polda Gorontalo, 2 anggota polisi ini sudah resmi dipecat oleh Kapolda Gorontalo berdasarkan Keputusan Kapolda Nomor: Kep/27/I/2019 dan Kep/28/I/2019 tentang PTDH dari Dinas Polri

Hulondalo.id – Sedikitnya 2 anggota polisi di lingkungan Polda Gorontalo resmi dipecat dalam upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) yang dipimpin langsung oleh Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol Drs Rachmad Fudail MH, Senin (18/3/2019).

“Lebih baik kita kehilangan 1 atau 2 anggota yang mentalnya jelek. Dari pada nanti mereka merusak yang banyak dan baik serta merusak citra dan nama baik institusi kita,” tegas Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol Drs Rachmad Fudail MH.

Adapun 2 anggota polisi tersebut masing-masing berinisial RZ dengan pangkat terakhir Brigadir Polisi, dan satunya lagi berinisial ZD yang masih berpangkat Brigadir Satu.

Alasan kedua anggota polisi PTDH alias sudah dipecat itu karena telah melanggar kode etik berupa meninggalkan tugas tanpa izin lebih dari 30 hari secara berturut-turut.

Meski tanpa dihadiri 2 anggota tersebut, upacara PTDH tetap dilaksanakan sebagai tindaklanjut dari Keputusan Kapolda Nomor: Kep/27/I/2019 dan Kep/28/I/2019 tentang PTDH dari Dinas Polri.

“Ingat, masih banyak yang ingin menjadi anggota Polri. Kemarin sudah saya lantik 199 Bintara Remaja lulusan SPN Polda Gorontalo yang siap bertugas di jajaran Polda Gorontalo. Dan saat ini juga kita sedang melaksanakan rekruitmen program Penerimaan Polri,” balas Rachmad Fudail.

Dia pun mengajak kepada seluruh personil untuk berubah dan berbenah diri, mengawali dari diri sendiri dengan niat yang tulus untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya serta menjauhi dan meninggalkan segala bentuk perbuatan yang melanggar hukum maupun kode etik.

anggota polisi dipecat

Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs Rachmad Fudail MH saat memimpin upacara PTDH bagi 2 anggota Polri yang telah resmi dipecat.

Sementara itu, Kabid Humas AKBP Wahyu Tri Cahyono SIK menambahkan, PTDH terhadap 2 personel Polda Gorontalo itu sebagai bukti bahwa Korps Tribrata sangat tegas dalam pembinaan personil.

“Yang selama ini muncul anggapan bahwa kita melindungi anggota yang bermasalah itu jelas tidak benar, terbukti bapak Kapolda telah mengeluarkan keputusan PTDH bagi anggota yang jelas-jelas melanggar kode etik dan dinyatakan sudah tidak layak lagi menjadi anggota Polri,” tambahnya.(alex)

loading...