Yang Mau ke Tanah Suci, Arab Saudi Stop Visa Umroh Cegah Virus Corona

Yang Mau ke Tanah Suci, Arab Saudi Stop Visa Umroh Cegah Virus Corona

27/02/2020 16:24 0 By Alex

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengangguhkan visa umroh kepada warga negara asing untuk mencegah virus corona masuk ke wilayahnya. (F. ilustrasi/sindonews.com)

Hulondalo.id – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menghentikan sementara penyelenggaraan ibadah umroh bagi warga negara asing sebagai upaya mencegah virus corona (Covid-19).

Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel pun tidak membantah hal tersebut. Bahkan, pihaknya masih melakukan komunikasi dengan otoritas setempat.

“Visa umroh dihentikan sementara, saya baru saja komunikasi dengan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Dr Mohammed Saleh Benten,” kata Agus Maftuh Abegebriel, dikutip dari liputan6.com, Kamis (27/2/2020).

Penghentian visa umroh tersebut akan diberlakukan hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. Dengan begitu, WNI yang akan melaksanakan ibadah umroh dalam waktu dekat ini dan belum memiliki visa, maka visanya akan ditangguhkan. Sedangkan yang sudah mengantongi visa umroh, keberangkatannya akan ditangguhkan.

Sementara itu, Komisaris PT RIM Tour & Travel Gorontalo, Faisal Lahay ketika dikonfirmasi tentang penangguhan keberangkatan jemaah umroh tidak membantahnya. Namun menurutnya, informasi bisa berangkat atau tidak itu masih simpang siur.

“Kami masih menunggu perkembangan selanjutnya dari Kemenag (Kementerian Agama), karena berita ini masih simpang siur. Ada yang bilang hari ini (ditangguhkan), ada yang bilang sudah ada yang terbang, ada juga yang tidak. Tapi ternyata, ada juga teman-teman saya pada terbang semuanya,” ujar Faisal kepada Hulondalo.id.

Sebelumnya, jemaah dari PT RIM Tour & Travel akan memberangkatkan sedikitnya 149 jamaah umroh dari bandara Gorontalo ke Arab Saudi, masing-masing tanggal 7 Maret sebanyak 85 jamaah dan 8 Maret sebanyak 64 jamaah.

Menurut Faisal, sejatinya persiapan pemberangkatan tersebut sudah mencapai 100%.

“Dari informasi ini, visa bisa tertahan atau tidak bisa diterbitkan. Alhamdulillah, status visa PT RIM Tour & Travel belum keluar dan sudah ada pelarangan. Kalau sudah keluar, mau tidak mau sudah on schedule dan kita harus berangkat. Dan kalau ada pembatalan (ketika tiba di Arab Saudi), ini bisa menjadi kerugian bagi jamaah (karena bisa saja akan dipulangkan),” ucap Faisal.

Komisaris PT RIM Tour & Travel Ir H Faisal Lahay

Komisaris PT RIM Tour & Travel Ir H Faisal Lahay

Dia pun menegaskan, penangguhan pemberangkatan sampai waktu yang belum ditentukan ini bukan berarti uang jamaah hangus. Menurutnya, pihaknya dalam posisi menunggu, sembari menunggu informasi dari Kemenag.

“Jadi tidak ada ceritanya hangus. Itu statusnya menunggu. Pihak manajemen hotel (di Arab Saudi) sudah WA ke saya, bagaimana statusnya? Saya bilang jangan di cancel,” tegasnya.

Saat ini, pihak Kedubes RI untuk Arab Saudi masih melobi Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Karena, lanjut Faisal, Indonesia tidak termasuk negara wabah virus Corana menurut rilis WHO. Harapannya, untuk Indonesia bisa ada pengecualian.

“Kita tunggu 1-2 hari ini perkembangannya, karena PT RIM Tour & Travel adalah biro perjalanan resmi yang terdaftar di Kemenag sehingga infonya update terus,” tandasnya.

Kepada para jamaah umroh PT RIM Tour & Travel, Faisal pun mengajak agar sama-sama berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT agar dimudahkan jadwal keberangkatan menuju ke Baitullah.

“Karena senjata umat islam itu adalah doa,” pungkasnya.(Alex/Jeff)