Zona Hijau Pandemi, DPRD Boalemo Usul Kelonggaran Aturan PSBB

Zona Hijau Pandemi, DPRD Boalemo Usul Kelonggaran Aturan PSBB

13/05/2020 04:41 0 By Editor

Karyawan Eka Putra Noho, S.Sos

Hulondalo.id – Kondisi terkini, Kabupaten Boalemo tercatat zona hijau dari penyebaran pandemi Covid-19. Itu berkat peran pemerintah daerah bersama seluruh komponen patuh pada ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menyikapi kondisi itu, Ketua DPRD Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho tak luput mengapresiasi semua elemen. Mulai dari, Pemkab Boalemo sampai ke tingkat desa lewat kerja keras mensosialisasikan PSBB dibawah komando langsung Bupati Darwis Moridu.

Begitu pula, unsur TNI dan Polri terlibat langsung penerapan ketentuan Pergub Nomor 5 Tahun 2020 tentang PSBB dengan tertib dan terkendali. Lintas tokoh masyarakat, tokoh agama dan umumnya warga Kabupaten Boalemo selama ini taat dan patuh anjuran pemerntah.

“Apresiasi yang tinggi patut disematkan kepada pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder. Terbukti, gencar mensosialiasikan aturan PSBB hingga kembali zona hijau penyebaran pandemi Covid-19,” seru Eka disesi akhir sidang paripurna penyampaian catatan strategis LKPJ Bupati Boalemo tahun anggaran 2019, Senin (11/5/2020).

Lanjut Eka mengatakan, kembalinya zona hijau Kabupaten Boalemo kiranya mendapat pertimbangan arif dan bijak dengan memberikan perlakuan khusus dari Pemprov Gorontalo.

Yakni, memberikan kelonggaran waktu aktivitas masyarakat untuk membuka kembali pasar mingguan. Terlepas, ketentuan PSBB itu akan diperpanjang atau tidak.

“Saat ini, pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) maupun pedagang takjil dan kebutuhan pokok mengalami keterpurukan ekonomi. Banyak hasil dagangan tidak laku terjual. Itu juga amat dirasakan para supir bentor bahkan masyarakat paling bawah,” tambah Eka prihatin.

Ia pun sadar, meminta kelonggaran ditengah pemberlakuan PSBB tidaklah mudah. Namun, ia yakin dan percaya lewat sinergi dan komunikasi yang baik antara Pemkab Boalemo dan Pemprov Gorontalo pasti bisa terpenuhi. Lagi pula, itu demi kepentingan rakyat kecil.

“Paling tidak, kelonggaran diberikan Pemprov Gorontalo kembali memulihkan ekonomi dan pendapatan warga jelang lebaran Idul Fitri 1.441 Hijriah yang tinggal beberapa pekan lagi,” pinta politisi partai besutan Megewati Soekarno Putri ini.(Narto/Adv)